>Set-Associative
- cache dibagi kedalam beberapa jumlah set
- tiap set memiliki beberapa jumlah block
block main memory dipetakan ke dalam set di cache dengan rumus
s = i mod S
S = jumlah set yang diinginkan ada di cache
i = jumlah block main memory
s = jumlah set yang ada berdasarkan i
prosesor meminta data ke cache dengan format
———————————————————
Tag | set | word
———————————————————
- Set digunakan untuk memberikan identitas unik ke set yang di cache yang menampung block yang diminta oleh prosesor.
- Tag digunakan untuk memberikan identitas unik dari block yang diminta berdasarkan set yang ditentukan.
- Word digunakan untuk memberikan identitas pada elemen (word) dalam block yang diminta oleh prosesor.
Untuk mencari nilai field
Word = log2 B, B adalah ukuran blok dalam satuan word
Set = log2 S, S adalah jumlah set dalam cache
Catatan :
Harus diingat, total jumlah bit yang dihitung berdasarkan 3 rumus diatas harus di tambah ke dalam panjang alamat main memory. Bisa digunakan untuk mengecek kesalahan dalam perhitungan kita.
Intinya di sini!!!!
Contoh soal :
Hitung 3 paramater ( word, set, dan tag ) untuk system memori dengan spesifikasi :
- ukuran main memory = 128 MB
- ukuran dari cache = 256 KB
- ukuran block cache = 16 B
diasumsikan menggunakan set-associative mapping dengan 4 block per set nya.
S =
- word = log¬¬2 B = log¬¬2 16 = log¬¬2 24 = 4 bits
- set = log¬¬2 64K = 16 bits
- tag = 28 – ( 4 + 16 ) = 8 bit
- bit untuk ram = log2 128MB = 28 bit
Berdasarkan data di atas, sekarang membuat ilustrasi dalam memory.
- Gunakan set ( 16 bits ) untuk menentukan ( secara langsung ) ke set yang di tuju ( salah satu dari 32 set yang ada ).
Main memory address
Tag Set Word
8 16 4
> Direct
DMA ialah sebuah prosesor khusus (special purpose processor) yang berguna untuk menghindari pembebanan CPU utama oleh program I/O (PIO). Untuk memulai sebuah transfer DMA, host akan menuliskan sebuah DMA command block yang berisi pointer yang menunjuk ke sumber transfer, pointer yang menunjuk ke tujuan transfer, dan jumlah byte yang ditransfer, ke memori. CPU kemudian menuliskan alamat command block ini ke pengendali DMA, sehingga pengendali DMA dapat kemudian mengoperasikan bus memori secara langsung dengan menempatkan alamatalamat pada bus tersebut untuk melakukan transfer tanpa bantuan CPU.
Tiga langkah dalam transfer DMA:
1. Prosesor menyiapkan DMA transfer dengan menyedia kan data-data dari perangkat, operasi yang akan ditampilkan, alamat memori yang menjadi sumber dan tujuan data, dan banyaknya byte yang ditransfer.
2. Pengendali DMA memulai operasi (menyiapkan bus, menyediakan alamat, menulis dan membaca data), sampai seluruh blok sudah di transfer.
3. Pengendali DMA meng-interupsi prosesor, dimana selanjutnya akan ditentukan tindakan berikutnya.
Pada dasarnya, DMA mempunyai dua metode yang berbeda dalam mentransfer data. Metode yang pertama ialah metode yang sangat baku dan sederhana disebut HALT, atau Burst Mode DMA, karena pengendali DMA memegang kontrol dari sistem bus dan mentransfer semua blok data ke atau dari memori pada single burst. Selagi transfer masih
dalam prosres, sistem mikroprosessor diset idle, tidak melakukan instruksi operasi untuk menjaga internal register. Tipe operasi DMA seperti ini ada pada kebanyakan komputer.
Metode yang kedua, mengikutsertakan pengendali DMA untuk memegang kontrol dari sistem bus untuk jangka waktu yang lebih pendek pada periode dimana mikroprosessor sibuk dengan operasi internal dan tidak membutuhkan akses ke sistem bus. Metode DMA ini disebut cycle stealing mode. Cycle stealing DMA lebih kompleks untuk diimplementasikan
dibandingkan HALT DMA, karena pengendali DMA harus mempunyai kepintaran
Rabu, 05 Oktober 2011
Pertemuaan 3
20.18
rizki.endika
Associative Access
Setiap word dapat dicari berdasarkan pada isinya dan bukan berdasarkan alamatnya.
Seperti pada RAM, setiap lokasi memiliki mekanisme pengalamatannya sendiri.


0 komentar:
Posting Komentar